Juli 01, 2014

Whisper (Riley Bloom 4)






Judul Buku : Whisper (Riley Bloom 4)
Penulis : Alyson Noel
Penerjemah : Reni Indardini
Penerbit : Mizan Fantasi
Cetakan Pertama : Juli 2013
Tebal : 198 halaman, paperback
ISBN : 978-979-433-777-6

Terkadang kau harus nekat -mengabaikan hal yang kau lihat di depan mata, juga ucapan orang - dan justru menelisik kebenaran yang sudah kau ketahui di lubuk hatimu :130

Setelah kejadian di buku tiga, Riley kemudian ditugaskan Dewan dalam sebuah pekerjaan menyeberangkan yang lebih menantang daripada yang pernah ia lakukan sebelumnya. Celakanya, kali ini pekerjaan tersebut benar-benar menantang, arwah yang harus ia seberangkan adalah gladiator bernama Theocoles. Lelaki ini sudah ratusan tahun menghantui amfiteater di Roma, dan sudah banyak Penyeberang Jiwa yang gagal dalam misi tersebut. Theocoles adalah gladiator paling perkasa, seorang jawara yang dijuluki Tonggak Petaka, bagaimana mungkin Riley yang seorang anak kecil kerempeng bisa menyeberangkan seorang gladiator? Apalagi tugas ini hanya boleh dilakukan sendiri, Riley tidak boleh ditemani Bodhi ataupun Buttercup.

Akhirnya dengan nekat yang super besar, Riley memutuskan tetap pergi. Gengsi donk sama Dewan, bagaimanapun juga kan dia yang minta tugas berat agar Riley bisa segera naik 'umur'. Di Amfiteater ternyata ada banyak arwah yang masih belum menyeberang, dalam suasana hiruk pikuk itu, Riley bertemu dengan Messalina, seorang gadis (yang juga berasal dari jaman gladiator) yang super cantik. Messalina membantu Riley beradaptasi dalam lingkungan tersebut, memakaikan kostum yang sesuai bahkan menjadikan Riley lebih dewasa, yang membuat Riley bahagia karena impiannya ternyata dapat dicapai di sini. Dalam misinya, Riley bertemu seorang lelaki tampan bernama Dacian yang tertarik dengannya. Berada dalam lingkungan megah, dirinya tumbuh dewasa tanpa bersusah susah mengemis kepada Dewan, lalu Menemukan lelaki yang mencintainya. Singkatnya, hidup Riley di Amfiteater ini sudah amat sempurna, masihkah ia mau menjalankan misinya? Atau.. Masihkah ia ingat terhadap misinya?

Cerita kali ini sangat seru untuk dinikmati, terutama karena seri terakhir kalik ya. Karakter Riley lebih dewasa, meski ngomongnya masih ceplas ceplos kayak biasanya. Alurnya masih sama cepat seperti tiga buku sebelumnya, hantunya juga ga beda beda jauhlah.
Ah sayang ini seri terakhir, jadi ngga akan bisa menikmati keseruan petualangan Riley dan Bodhi lagi. Oh dan kalau saja dari semua empat buku difilmkan, saya yakin yang terakhir ini akan paling seru dan nggak sesuram buku buku sebelumnya.

Be First to Post Comment !
Poskan Komentar

EMOTICON
Klik the button below to show emoticons and the its code
Hide Emoticon
Show Emoticon
:D
 
:)
 
:h
 
:a
 
:e
 
:f
 
:p
 
:v
 
:i
 
:j
 
:k
 
:(
 
:c
 
:n
 
:z
 
:g
 
:q
 
:r
 
:s
:t
 
:o
 
:x
 
:w
 
:m
 
:y
 
:b
 
:1
 
:2
 
:3
 
:4
 
:5
:6
 
:7
 
:8
 
:9

Salam,

Salam,