Oktober 02, 2014

Messenger (The Giver Quartet #3)






Judul Buku : Messenger (The Giver Quartet #3)
Penulis : Lois Lowry

Matt, anak kecil yang dulu kita temui di buku kedua sekarang tumbuh dewasa. Ia tinggal di Desa di mana semua penghuninya ramah dan baik hati. Bersama Seer, Lelaki buta dari buku kedua, mereka tinggal di sebuah rumah sederhana dan nyaman dengan kehidupannya. Sampai suatu ketika, terjadi perubahan di desa mereka. Perubahan itu tak terlihat mata, tetapi Seer adalah seorang yang sangat sensitif, ia dapat merasakan perubahan itu dan memastikannya lewat Matty. Pada awalnya Matty merasa tidak ada yang aneh dengan Desa mereka dan orang orangnya, tapi setelah mengobrol dengan Seer, Matty mulai merasakan dan mengetahuinya. 

Penduduk desa tak lagi sabar ataupun ramah, beberapa orang mulai menarik diri beberapa lainnya mulai menampakkan kesombongan. Hal ini terlihat jelas pada Mentor, sang guru yang bertugas membimbing anak anak di sekolah. Kelakuan lelaki yang biasanya sabar itu berubah drastis, bahkan setelah diamati tak hanya kelakuan tetapi fisik Mentor juga berubah. Ia tambah tinggi, warna kulitnya makin cerah, serta tanda kemerahan di sekitar leher dan wajahnya mulai memudar.

Hal ini mungkin ada hubungannya dengan Pasar Gelap yang dilakukan pada malam tertentu di desa mereka. Diiringi rasa penasaran yang besar, Matty mengunjungi pasar itu di suatu malam. Ternyata apa yang terjadi di sana menyimpan kunci jawaban dari perubahan yang terjadi di desa mereka. 


Makin hari, kelakuan penduduk semakin parah, mereka bahkan mulai membangun dinding untuk mencegah datangnya penduduk baru ke desa. Leader, sang pemimpin komunitas, meminta Matty untuk mengabarkan ke komunitas tetangga perihal penutupan ini. Diam diam, Seer meminta Matty untuk datang ke tempat Kira tinggal terlebih dulu dan mengajaknya pindah, sebelum tembok selesai dibangun dan tak ada lagi pendatang yang boleh masuk...

Sementara itu, hutan di sekeliling desa mulai berubah pula, semakin gelap, jalannya semakin susah diikuti dan tanamannya semakin lebat dan muncul tumbuhan tumbuhan berbahaya...
Sanggupkah Matty menjadi Sang pengantar pesan dan kembali tepat waktu?

Membaca buku ini jelas terasa lebih seru dibanding buku kedua, alurnya lebih cepat dan konfliknya lebih kerasa. Tokoh tokoh di buku ini yang sudah kita kenal sebelumnya juga menjadikan pengantar menuju konflik tak bertele-tele. Tokoh Matty masih menjadi favorit saya, sikapnya yang cuek, ogah ogahan dan kadang semaunya sendiri sangat mencirikan remaja belasan tahun. Yang membuat Matty spesial adalah ternyata dia juga memiliki keistimewaan, kau tahu, seperti Kira dengan sulamannya atau Thomas dengan ukirannya, Matty memiliki kelebihannya sendiri yang baru akhir akhir ini ia sadari. Sebenarnya ini sudah bisa ditebak sih, tapi tetap saja membuat ceritanya tambah seru.


That's why we have the Museum, Matty, to remind us of how we came, and why: to start fresh, and begin a new place from what we had learned and carried from the old.


Keadaan masyarakat di Desa tempat Matty dan Seer tinggal mungkin merupakan cara lain penulis mengumpamakan penyakit hati yang bisa mengancam sebuah komunitas. Egoisme, terutama, adalah sumber kedengkian yang diceritakan melalui tokoh tokoh di buku ini. Mereka yang egois mungkin tak sadar bahwa mereka meracuni lingkungan sekitarnya, termasuk orang orang yang dekat dan mencintai mereka. Keegoisan ini tumbuh pelan pelan seperti benalu tetapi secara pasti mengubah seluruh sifat baik yang ada pada orang tersebut.

“now he knew that there were communities everywhere, sprinkled across the vast landscape of the known world, in which people suffered. Not always from beatings and hunger, the way he had. But from ignorance. From not knowing. From being kept from knowledge.


Sebuah buku yang apik, bahasanya sederhana tetapi sebenarnya kaya makna. Dan endingnyaa…. Huwaaa, bikin makin penasaran bagaimana kisah di buku terakhir ^^
1 komentar on "Messenger (The Giver Quartet #3)"
  1. Aku paling suka yg iniii dari 4 buku Giver Quartett xD Buku terakhir jg bagus bangett ;))

    BalasHapus

EMOTICON
Klik the button below to show emoticons and the its code
Hide Emoticon
Show Emoticon
:D
 
:)
 
:h
 
:a
 
:e
 
:f
 
:p
 
:v
 
:i
 
:j
 
:k
 
:(
 
:c
 
:n
 
:z
 
:g
 
:q
 
:r
 
:s
:t
 
:o
 
:x
 
:w
 
:m
 
:y
 
:b
 
:1
 
:2
 
:3
 
:4
 
:5
:6
 
:7
 
:8
 
:9

Salam,

Salam,