Desember 02, 2014

Big Little Lies




Judul Buku : Big Little Lies
Penulis : Liane Moriarty
Tebal : 416 halaman
ISBN : 9780698138636

Sebenarnya buku ini dan kisah yang diceritakan di dalamnya adalah bagian dari proses penyelidikan tentang kematian seseorang yang berhubungan dengan Pirriwee Public School. Sebuah sekolah modern, berfasilitas lengkap, terletak di pinggir pantai di salah satu sudut Australia. Anak anak yang bersekolah di sana adalah anak-anak dari orang kaya raya yang tinggal di perumahan elite di sekitar sekolah tersebut. Tetapi ketika ada seorang wanita yang biasa biasa saja, yang perlu kerja membanting tulang, hidup tanpa suami, mendaftarkan anaknya di situ, segalanya menjadi berubah. 


“Detective-Sergeant Adrian Quinlan : Let me be clear. This is not a circus. This is a murder investigation.”


Menjadi ibu muda dan orang tua tunggal sudah amat sulit bagi Jane yang baru berusia 24 tahun ketika sesuatu yang buruk terjadi di hari pertama orientasi TK anak lelakinya, Ziggy. Seorang anak perempuan, Amabella (yup, Ama, bukan Anna) menunjuk Ziggy saat gurunya bertanya siapa yang mencekik leher anak perempuan itu sampai meninggalkan bekas di leher mungilnya. Semenjak hari itu, Jane merasa semua orang tua menjauhi dirinya dan melarang anak anak mereka bermain dengan Ziggy. Masalahnya, Ziggy menyangkal dengan tegas bahwa ia pelaku bullying terhadap Amabella, ia bahkan tidak terlihat seperti anak laki laki yang sanggup melakukannya, Jane percaya betul akan hal itu.

Beruntung bagi Jane, ia sudah terlebih dahulu kenal dengan Madeline, yang ia tolong saat wanita 40 tahun itu terkilir di pinggir jalan dan membantunya mengantar anak ketiganya masuk ke orientasi sekolah yang sama dengan Ziggy. Chloe dan Ziggy kemudian saling berteman satu sama lain, demikian pula ibu mereka. Melalui Maddy, Jane berkenalan juga dengan Celeste dan anak kembarnya yang ternyata juga sekelas dengan Ziggy dan Chloe. Setidaknya Jane merasa kalau Ziggy mungkin masih bisa berteman dengan anak anak itu, meskipun dia dijauhi oleh anak anak lainnya. Tapi timbul keraguan di hati Jane, bagaimana kalau ternyata anaknya seorang pembully? Bagaimana kalau anaknya pembohong? Banyak pertanyaan yang muncul di pikirannya. Diperparah dengan petisi yang diajukan salah satu orang tua siswa yang meminta dewan pendidikan untuk mengurus kasus ini.

Makin lama makin jelas jurang yang memisahkan kelompok Jane dengan orang orang yang menjauhinya. Meski didukung oleh Maddy dan Celeste, dan tidak juga ditemukan bukti bahwa anaknya seorang pembully, tapi Amabella masih saja sering memar memar. Apa yang sebenarnya terjadi? Siapa yang berkata benar dalam hal ini?

Wow, sejujurnya saya benar benar terkejut saat mengetahui bahwa saya menyukai ceritanya. Padahal sejatinya saya lebih sering meninggalkan hal hal yang terlalu berbau drama seperti buku ini. Mungkin karena secara tidak langsung saya merasa berempati kepada Jane, yaah jadi ibu muda itu banyak tekanannya loh (#Tsurhat). Apalagi Jane membesarkan Ziggy sendirian, tanpa suami, jangankan nikah, Ziggy sendiri sebenarnya hasil "one night stand" dengan pria asing yang bahkan tidak pernah Jane bicarakan mengenai siapa dia. Rasanya pasti lebih menyakitkan karena anaknya dituduh melakukan hal yang mengerikan, membully temannya di usia 5 tahun! Bagaimana mungkin?! 

Mana Jane ini orangnya pendiam, ngga pede, dan sering pesimis. Untungnya dia sayang banget sama Ziggy, yah dia juga beruntung punya teman seperti Madeline. Atau sebenarnya...tidak beruntung? Well, Mad Maddy, panggilan mesra suaminya, adalah wanita yang vokal. Bahkan sepertinya Dia tidak takut terhadap apapun, selalu menyuarakan pendapatnya dan tak pandai menyimpan rahasia. Saat tahun ajaran dimulai, masalah juga muncul dalam keluarganya. Anak pertama dari suami pertamanya terlihat lebih menyukai tinggal bersama keluarga baru sang ayah yang baru pindah sehingga tinggal berdekatan dengan Maddy. Padahal tahun tahun pertama Maddy membesarkan Abigail sendirian, suaminya pergi meninggalkan mereka, sampai kemudian Maddy menikah dengan seorang lelaki yang lebih sabar lebih pengertian bernama Ed. Bersama Ed, Maddy memiliki Fred dan Chloe, yang sialnya ternyata sekelas juga dengan anak dari suami pertamanya bersama istri barunya. 

Kompleks kan? Hahahha. Ribet pokoknya mah.

Sedangkan keluarga Celeste, terlihat amat sangat sempurna dari luar. Mereka kaya raya, suaminya penyayang dan suka menemani anak anak mereka bermain, meski ia harus sering bertugas ke luar negeri. Tetapi suaminya ternyata seorang yang bertemperamen buruk, Celeste sudah sering ingin pergi meninggalkannya, tetapi bagaimana dengan anak anak? Alhasil semua ini ia simpan sendiri rapat rapat. Tak ada yang boleh tahu masalah keluarga mereka. Maka sementara orang orang mengagumi Celeste dan suaminya, diam diam Celeste merutuki pernikahannya. 


If you can’t say anything nice, don’t say anything at all.


Novel ini benar benar kompleks, masalah yang diungkit tidak hanya satu dua tema tetapi tentang banyak hal. Bullying anak hanyalah pengantar cerita yang mengantarkan pembaca ke berbagai masalah lainnya yang dihadapi para tokoh di dalamnya. Seperti masalah pernikahan, kekerasan dalam rumah tangga, konflik orang tua tunggal, serta berbagai hal lainnya diungkap dalam buku ini. Masalahnya juga dikupas dengan apik, serta secara tidak langsung penulis menuntun pembaca menghadapi masalah tersebut, meski endingnya tetap saja mengejutkan. Terlalu singkat, tapi anehnya saya puas. Yo wis lah. Semoga setelah kematian si itu maka jadi pelajaran bagi orang orang di sekitarnya, bagi pembaca juga setidaknya.

Duh jadi panjang amat reviewnya. Hahahah.   Keren lah, pokoknya mah kalau kamu suka desperate housewives dan sejenis yang drama drama begitu, bolehlah kalian coba baca yang ini. Katanya juga mau difilmin loh. Ngga sabar mau nonton!

3 komentar on "Big Little Lies"
  1. Aaaaaa masukin to-read aaaaaa~

    BalasHapus
  2. Aku baca plotnya dlm reviewnya aja udah ribet bgt ya. Tapi mungkin pesan moralnya lumayan bny sih seiring dg banyaknya isu yg diangkat..

    BalasHapus
  3. yang jadi jane, shailene woodley

    BalasHapus

EMOTICON
Klik the button below to show emoticons and the its code
Hide Emoticon
Show Emoticon
:D
 
:)
 
:h
 
:a
 
:e
 
:f
 
:p
 
:v
 
:i
 
:j
 
:k
 
:(
 
:c
 
:n
 
:z
 
:g
 
:q
 
:r
 
:s
:t
 
:o
 
:x
 
:w
 
:m
 
:y
 
:b
 
:1
 
:2
 
:3
 
:4
 
:5
:6
 
:7
 
:8
 
:9

Salam,

Salam,