Maret 28, 2015

Aku Tahu Kamu Hantu






Judul Buku : Aku Tahu Kamu Hantu
Penulis : Eve Shi
Editor : Alit Tisna Palupi
Penerbit : Gagas Media
Cetakan Pertama : 2013
Tebal : 269 halaman, paperback
ISBN : 978-780-652-9


Jika kamu melihatku lagi,
tolong jangan berpaling.
Semoga kamu mengerti isyaratku.


Novel Eve Shi yang ini sudah sejak lama ingin saya baca. Tapi jujur saja jiper sama reviewnya di Goodreada, apalagi proofreadernya punya pengalaman horor saat mengedit buku ini. Jadi saya nemilih lost sebagai buku Eve shi pertama yang saya baca, dan ternyata ketegangannya cukup terasa tapi toh saya berhasil menamatkannya. Lalu saya makin tertantang membaca ATKH ini, yaah setidaknya saya sudah punya pengalaman sama gaya tulisan beliau, jadi ngga horor horor banget lah.

Ceritanya tentang seorang anak perempuan bernama Liv, yang setelah ulang tahunnya ketujuh belas, ia memiliki kemampuan melihat makhluk gaib. Jrenjengjeng. Paniklah dia, tetapi ternyata kemampuan tersebut memang sudah turun temurun dari keluarga Mamanya. Tak perlu waktu lama sebelum Mamanya menjelaskan yang ia tahu tentang kemampuan itu kepada Liv.

Sialnya makin lama Liv makin sering bertemu makhluk tak kasat mata tersebut. Termasuk salah seorang temannya di sekolah yang sudah menghilang berhari-hari, Frans. Dari firasat Liv, jelas jasad Frans masih terkurung di sekolah sehingga arwahnya bergentayangan di sana. Sementara itu, ada rahasia yang disembunyikan Daniel, sahabatnya,sampai sampai ia menjauh dari Liv. Si Daniel ini malah bergaul dengan para "pentolan" di SMA mereka, yang terkenal pintar dan kaya. Anehnya, Frans selalu muncul sambil memandang gerombolan itu. Apakah mereka berhubungan dengan kematian Frans? Lalu, bagaimana cara Liv mengungkap misteri hilangnya Frans?

Menurut saya, novel ini lebih seru daripada lost yang sebelumnya sudah saya baca. Sebenarnya ceritanya sih nggak terlalu seram, tapi sialnya ada ilustrasi di tiap awal bab yang bikin saya  jiper tiap ngelihatnya. Akhirnya setelah sok sokan kuat di bab bab awal, kemudian berikutnya tiap awal bab saya ambil buku lain buat menutupi ilustrasi tersebut. Benar benar bikin merinding, seklaigus penasaran. Kok ilustrasi ama jalan ceritanya...ngga sejalan? Nah, ini yang membuat saya makin berdebar debar menantikan akhir ceritanya. Ternyata memang benar, Eve Shi jempolan deh kalau bikin penutup untuk kisah-kisahnya.

Alur ceritanya cepat, bahasanya juga ringan. Emm, tapi tokoh yang saya suka bukan Liv, melainkan teman sebangkunya yang tomboy, terlihat cuek tapi sebenarnya dia bisa menjadi sahabat yang baik. Kadang gitu sih ya, yang terlihat dari luar tidak sama dengan yang ada dalam hatinya ((halah)).

Sebenarnya bahasan hantu, arwah dan hal hal yang supranatural sudah sering kita dengar sehari-hari. Tapi karena masih sedikit novel novel yang mengambil tema tersebut, saya salut karena penulis mau dan mampu menghadirkan cerita yang berbau mistis tanpa terkesan terlalu klenik. Sepertinya akhir akhir ini cerita cerita horor sudah mulai berkembang di Indonesia, tapi saya juga belum membaca buku buku sejenis lainnya. Mungkin saya akan menamatkan buku bukunya beliau dulu baru mencicip novel horor dari penulis lainnya.
Be First to Post Comment !
Poskan Komentar

EMOTICON
Klik the button below to show emoticons and the its code
Hide Emoticon
Show Emoticon
:D
 
:)
 
:h
 
:a
 
:e
 
:f
 
:p
 
:v
 
:i
 
:j
 
:k
 
:(
 
:c
 
:n
 
:z
 
:g
 
:q
 
:r
 
:s
:t
 
:o
 
:x
 
:w
 
:m
 
:y
 
:b
 
:1
 
:2
 
:3
 
:4
 
:5
:6
 
:7
 
:8
 
:9

Salam,

Salam,