Maret 18, 2015

Out of The Easy






Judul Buku : Out of The Easy
Penulis : Ruta Sepetys
Tebal : 288 halaman
ISBN : 9781101607800


Decisions, they shape our destiny


Out of the Easy adalah buku kedua Ruta yang saya baca. Menceritakan kehidupan Jo, gadis cerdas yang bekerja di rumah bordil dan tinggal di sebuah toko buku. Meski ia memiliki ibu, tetapi ia jauh lebih akrab dengan Willie, Sang Induk semang dari rumah bordil tempatnya bekerja. Eits jangan salah paham, Jo bukan bekerja sebagai pelacur, tetapi ia bertugas membersihkan kamar kamar di sana. Justru ibunya yang menjadi pelacur di tempat tersebut.


Some things just won’t go away, no matter how hard you scrub


Suatu hari, Jo melayani seorang pembeli di toko buku. Pembeli itu adalah seorang pria tampan dan ramah. Cara bicaranya sopan dan dilihat dari cara berpakaiannya, jelas ia adalah seorang yang kaya. Jo begitu terkesan dengan lelaki itu, sampai ia membayangkan bahwa mungkinkah kalau lelaki itu ayah kandungnya?

Keesokan harinya Jo menemukan berita mengejutkan. Si Lelaki baik hati semalam meninggal karena serangan jantung. Jo sangat kaget dan curiga kalau Si lelaki meninggal secara tidak wajar. Polisi kemudian menyelidiki kasus tersebut dan yang lebih mengejutkan adalah Jo menemukan jam tangan lelaki itu di kamar ibunya, padahal Ibunya kemudian malah kabur ke luar kota bersama Cincinnati, seorang buronan yang terkenal memiliki bisnis kotor.

Sementara Jo berkutat dalam misteri Si Lelaki Tampan, di lain hal ia juga sedang berusaha agar bisa kuliah. Hal yang sulit meski nilai pelajarannya memuaskan, tetapi ia tidak punya uang. Terlebih, kampus mana yang mau menerima seorang anak pelacur dan bekerja di rumah bordil?  Lalu, bagaimana misteri kematian Si Lelaki akan terungkap?

Out of the Easy adalah Sebuah cerita yang menarik. Tidak saja dari karakter tokoh-tokohnya, tetapi juga dari plot plot yang ada di dalamnya.

Jo adalah gadis yang sangat suka membaca buku. Bersama Patrick, anak dari si empunya toko buku, Jo juga bekerja menjaga toko tersebut setelah ia menyelesaikan pekerjaannya di rumah Willie. Jo seorang gadis yang ramah, meski perasaannya sering disakiti Ibunya, tetapi ia masih saja menyayangi wanita itu. Dia juga akrab dengan banyak orang, beberapa segan padanya karena ia adalah kesayangan Willie, tetapi beberapa memandang remeh padanya karena ia bekerja di rumah bordil.  Sering saya dalam hati memaki maki kebodohan Jo dalam mengambil keputusan, atau ikut sedih saat dia menangis (karena Jo seorang gadis yang tegar, menurut saya). Duh, penulisnya pintar deh memainkan perasaan pembacanya.

Nah, Willie sejujurnya adalah karakter favorit saya di buku ini. Wanita ini keras kepala, galak, judes, jutek, tapi murah hati banget. Dia perhatian bahkan sama orang orang yang sebenernya bisa saja dia sepelekan, sebab Si Willie ini sangat kaya dan punya banyak koneksi kaya tangannya gurita. Dia ngga punya suami ataupun anak, tapi dia sayang banget dan perhatian sama Si Jo, meski kadang dilakukan dengan diam diam.

Alurnya lambat memang, saya sampai gemas karena nggak selesai selesai. Tapi kemudian menjelang akhir cerita, aduh..ada twist yang bikin saya senewen sama penulisnya saking kagetnya.

Kalau dibandingin sama Between Shades of Gray, saya lebih suka ceritanya Lina sih. Tapi yang ini unik juga, ah..entahlah. bingung. Baca sendiri saja yaa.


Diikutkan dalam


Be First to Post Comment !
Poskan Komentar

EMOTICON
Klik the button below to show emoticons and the its code
Hide Emoticon
Show Emoticon
:D
 
:)
 
:h
 
:a
 
:e
 
:f
 
:p
 
:v
 
:i
 
:j
 
:k
 
:(
 
:c
 
:n
 
:z
 
:g
 
:q
 
:r
 
:s
:t
 
:o
 
:x
 
:w
 
:m
 
:y
 
:b
 
:1
 
:2
 
:3
 
:4
 
:5
:6
 
:7
 
:8
 
:9

Salam,

Salam,