Mari Ngomongin Buku

Slide Show

Desember 27, 2017

Kaleidoskop Bacaanku di 2017




Tahun 2017 hampir berlalu. Saya ngerasa perlu mendokumentasikan perjalanan baca saya yang woles banget setahun ini. Meski berhasil menyelesaikan Goodreads Challenge bahkan menambahnya sampai di angka 69, jumlah review saya di blog ngga sampai separuhnya. Cuma 32 review selama tahun ini. Mungkin karena saya lebih selektif dalam mereview, kalau ngga suka bukunya ya ngga saya review. Atau malah saking sukanya sampai ngga sanggup ngereview. Intinya sih suka suka saya, ngga kaya tahun-tahun sebelumnya waktu saya masih keukeuh mau bikin review tiap buku yang saya baca. 

Rekap Read and Keep Challenge 2017




Halo!
Pagi ini saya berencana untuk bikin kaleidoskop bacaan saya selama tahun 2017 sampai seseorang memention saya di twitter dengan menyertakan link rekap Read
and Keep Challenge 2017. Sejujurnya saya lupa beneran sama Challenge yang satu ini. Kemarin-kemarin saya masih ingat sih waktu terakhir pesen Subscription box sama waktu beli buku di BBW, soalnya "ngutang" duit Challenge ini 😂


Desember 26, 2017

The O Project



Judul Buku : The "O" Project
Penulis :  Firliana Purwanti
Penerbit : KPG
Cetakan Pertama : Maret 2010
Tebal : 142 halaman, baca di SCOOP


Buku ini pertama kali saya tahu judulnya lewat twit seorang teman di timeline. Judulnya langsung membuat saya penasaran, kenapa saya ngga pernah denger buku ini ya padahal termasuk buku lama. 

Banyak hal tentang orgasme wanita yang dikupas di dalam buku ini, beberapa berdasar literatur dan beberapa berdasar wawancara langsung si penulis dengan wanita dari berbagai kalangan. Bab pertama membahas tentang sunat wanita yang masih dipraktikkan di beberapa daerah sampai saat ini di Indonesia. Lewat bab ini saya baru tahu kalau Departemen Kesehatan RI telah mengeluarkan surat edaran yang melarang sunat wanita sejak tahun 2006. 

Desember 10, 2017

Pertemuan tak Terduga dengan Penulis Impian Demian





Dua buah lagu telah selesai dinyanyikan Is di panggung. Para pengunjung mulai dibuai dengan lagu ketiga, Untuk Perempuan yang Sedang dalam Pelukan. Meski lagunya bagus, aku terpaksa mundur dari dekat panggung untuk mencari tempat duduk yang cukup nyaman. Kaki mulai kecapekan berdiri sejak tadi.  Konser terakhir Payung Teduh senja hari di taman Balekambang ini benar benar padat dengan para peneduh. Mungkin mereka tak rela grup kesayangan mereka bubar begitu saja di masa kejayaannya. 

Meski remang-remang, aku masih bisa melihat sosok yang kukenal sedang duduk berselonjor di pinggir jalan setapak.
Desember 09, 2017

[Blogtour] Impian Demian



Judul Buku : Impian Demian
Penulis : Nimas Aksan
Editor : Dion Rahman
Penerbit : Elex Media Komputindo
Cetakan pertama : 2017
Tebal : 350 halaman, paperback
ISBN : 978-602-04-4956-2


Kamu sendiri akan pergi, kan? Lalu apa bedanya kalau kamu atau aku yang meninggalkan?


Demian seharusnya menjadi salah satu anak yang beruntung. Setelah wisuda, ia diberi kewenangan untuk memimpin sebuah perusahaan kosmetik milik orang tuanya. Ibunya telah meninggal sejak Demian remaja, sedangkan ayahnya baru meninggal dunia beberapa bulan lalu. Karena itulah Alexandra, sang PR perusahaan, mengejar-ngejar Demian agar memegang kepemimpinan perusahaan yang ternyata dalam masa krisis keuangan. 

Bukan hal mudah karena Impian Demian sebenarnya bukan berurusan dengan pabrik kosmetik melainkan menjadi arsitek sesuai dengan kuliahnya selama ini.  Sementara Alexandra sibuk meyakinkan Demian agar mau mengurus perusahaan kosmetik, lelaki ini malah melamar pekerjaan di sebuah perusahaan kontraktor di Surabaya. 

Lalu bagaimana nasib perusahaan kosmetik tersebut jika Demian memutuskan untuk pindah ke Surabaya? Atau Demian rela menukar impiannya dengan peninggalan orang tuanya?

Salam,

Salam,